Panggungharjo miliki warisan arkeologis klasik bercorak Hindu berupa Situs Yoni Karanggede, sebagai warga Panggungharjo sudah tahukah Saudara? Yoni merupakan tinggalan arkeologis masa klasik dengan latar belakang agama Hindu. Yoni digambarkan dalam wujud an-iconic yang umumnya berupa batu yang dipahat menyerupai meja dengan lubang di tengah pada sisi atas serta memiliki cerat berupa figur antropomorfik berparuh, kura-kura dan ular. Yoni berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kandungan atau rahim atau sebagai lambang dari Dewi Parwati, yakni pasangan/sakti dari Dewa Siwa yang merupakan dewa tertinggi dalam agama Hindu.
Tak jauh dari Kampus ISI Yogyakarta, di belakang sebuah pemakaman umum tepatnya di Kampung Karanggede RT 03 Padukuhan Ngireng-ireng Kalurahan Panggungharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul telah ditemukan Benda Cagar Budaya Yoni dan saat ini sudah terinventarisir oleh Pemerintah Kabupaten Bantul dengan Nomer Inventaris C.87 sebagaimana dimuat pada laman https: // disbud.bantulkab.go.id. Ceritanya berawal dari penemuan oleh seorang warga Kampung Karanggede yang bernama Suparto Wiharjo, ketika ia hendak menggali lubang sampah di pekarangannya pada tahun 1983. Yoni tersebut ditemukan di area makam dan tanah pekarangan yang bagian tengahnya berupa gundukan tanah, yang kemudian ditindaklanjuti dengan ekskavasi untuk mengungkap jenis situs, sifat keagamaan dan periodesasinya.
Ekskavasi tersebut dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Yogyakarta (sekarang Balai Pelestarian Cagar Budaya) tahun anggaran 1983/1984 menurut laman https: // jogjacagar.jogjaprov.go.id. Dalam kegiatan tersebut, ditemukan struktur dari batu andhesit dan bata yang diperkirakan merupakan bagian dari bangunan pemujaan agama Hindu. Ragam hias dibawah cerat Yoni situs Karanggede tidak hanya bersifat dekoratif, namun juga memilki makna representasi mitologi Hindu yang tercantum dalam naskah Adiparwa seperti Samudra Manthana dan Garudeya. Yoni Karanggede ini terbilang cukup besar dengan ukuran panjang 107 cm, lebar 107 cm dan tinggi 107 cm. Kondisinya masih cukup baik, terawat dan bersih. Yoni ini berada dalam pagar di bawah pengawasan Balai Pelestarian Cagar Budaya.
Yoni dengan ragam hias Ular, Kura-kura dan Garuda tidak hanya ditemukan di Situs Karanggede saja, beberapa contoh Yoni dengan ragam hias serupa yakni di Situs Yoni Plandi Magelang Jawa Tengah, Situs Yoni Mangunan Sleman koleksi Museum Nasional dan Situs Yoni Watu Genuk Mojosongo Boyolalai Jawa Tengah menurut laman https: //sseratan.blogspot.com. Dengan kata lain sebenarnya sudah lama Kalurahan Panggungharjo miliki warisan arkeologis klasik bercorak Hindu berupa Situs Yoni Karanggede (JND).
Sumber:
- https: // disbud.bantulkab.go.id: Galeri Foto Cagar Budaya (Bagian II)
- https: // jogjacagar.jogjaprov.go.id: Yoni Yogyakarta
- https: //sseratan.blogspot.com: Situs Yoni Karanggede Bantul
- Youtube Kalurahan Panggungharjo: Situs Yoni Karanggede Garudeya





