Pangungharjo Media, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Balai Budaya Panggungharjo pada hari Senin (20/9) sore. Dalam acara tersebut hadir jajaran Forkompimda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Bupati Bantul, Panewu Sewon, Lurah Panggungharjo dan tamu undangan terbatas.
Dalam sambutannya Wahyudi Anggoro Hadi Lurah Kalurahan Panggungharjo menyampaikan terima kasih atas fasilitasi terbangunnya Balai Budaya yang sudah berdiri, “Dengan tidak mengurangi rasa hormat, perkenankan kami untuk mewakili pemerintah dan warga kalurahan Panggungharjo, menghaturkan pambagya sugeng rawuh teriring ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak ibu sekalian khususnya kepada Bapak Gubernur yang telah berkenan untuk memberikan doa restu atas berdirinya Balai Budaya Karangkitri ini. Sebuah anugrah dan penghormatan yang agung bagi kami warga desa atas berkah rawuh Bapak Gubernur dan segenap jajaran. Untuk itu sekali lagi kami haturkan terima kasih.” Jelas Wahyudi.
Gubernur DIY dalam sambutannya menegaskan bahwa saat ini ada asumsi bahwa di desa mencari akses pekerjaan sangat sulit. Tetapi saat ini asumsi tersebut bisa di patahkan dengan lahirnya inovasi dari desa. Oleh karenanya diharapkan adanya Balai Budaya yang sudah berdiri nantinya bisa menjadi pusat kegiatan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Peresmian Balai Budaya Karang Kitri Kalurahan Panggungharjo dilakukan secara simbolis dengan memotong pita oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X di dampingi Bupati Bantul dan Lurah Panggungharjo.
Balai Budaya sebagai ruang yang diharapkan akan menjadi salah satu titik mula kembalinya kebudayaan sebagai pijakan dan strategi dalam membangun ruang hidup yang layak, patut dan bermartabat bagi semua warga bangsa. (JML)






