Salah satu peran BUM Des dalam konteks transformasi kemandirian ekonomi desa adalah dengan menjalankan fungsi agregasi, kolaborasi dan inkubasi.
BUM Des mengagregasi sumber daya ekonomi yang ada didesa baik berupa bentang alam, bentang hidup, aktor lokal dan pengetahuan lokal.
Dari proses agregasi tersebut, diketemukanlah ide bisnis potensial yang layak untuk dikembangkan. Ide bisnis yang baik setidaknya harus memenuhi kriteria yg terbagi dalam 4 kategori; legal, passion, pasar dan bisnis.
Ide bisnis potensial tersebut kemudian dianalisis secara finansial utk merancang bizplannya. Bizplan inilah yang kemudian digunakan utk memetakan para pihak yang bisa diajak serta untuk kolaborasi guna menjalankan skenario inkubasi.
Rumah Produksi Komunitas (RPK) ini adalah instrumen untuk menginkubasi para pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang ada di Kalurahan Panggungharjo agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya layak jual tetapi juga memenuhi persyaratan laik sehat, aman dan halal sehingga dapat diterima pasar.
Rumah Produksi Komunitas (RPK) ini adalah program inkubasi hasil kolaborasi dengan PT Pegadaian diaspek produksi dan kolaborasi dengan pangga – karawang diaspek distribusi dan pemasaran.
Dari kerja kerja kolaboratif ini, saat ini setidaknya ada 7 item produk dg total lebih dari 4 ribuan pcs/bulan yg disalurkan melalui jaringan Transmart di Jawa. Ditargetkan setidaknya ada 30 item snack tradisional atau sekitar 75 rb pcs/bulan yg dapat diproduksi di RPK untuk memenuhi kebutuhan 108 outlet transmart di seluruh Indonesia.
Jadi kalo berkesempatan ke Transmart, cari tempat snack tradisional dan temukan produk panggungharjo dengan merk Pangga. Snack ini dihasilkan oleh tangan tangan terampil para pelaku industri pangan yang diolah tempat produksi yang standar.
Agregasi, Kolaborasi, Inkubasi adalah pendekatan khas yg dilakukan oleh BUM Desa Panggung Lestari Panggungharjo untuk mewujudkan transformasi kemandirian ekonomi desa. (WAH)






