Panggungharjo, 24 Mei 2025 — Pemerintah Kalurahan Panggungharjo bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bantul menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih pada Sabtu (23/5) di Balai Kalurahan Panggungharjo. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep koperasi modern berbasis kebersamaan dan kemandirian ekonomi kepada warga desa.
Sosialisasi dihadiri oleh lebih dari 60 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, petani, dan kelompok pemuda. Hadir pula narasumber dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bantul.
“Koperasi Merah Putih adalah wadah ekonomi gotong royong yang dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi rakyat, terutama di tingkat desa,” ujar Atika, perwakilan Dinas Koperasi dalam paparannya.
Acara ini menjadi ajang edukasi bagi warga mengenai peran koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang demokratis. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tahapan pembentukan koperasi, mulai dari pendirian, pengelolaan keuangan, hingga mekanisme rapat anggota.
Carik Panggungharjo, Yuli Trisniati, menyambut baik inisiatif ini. “Kami melihat potensi ekonomi lokal sangat besar. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, warga bisa lebih mandiri, ujarnya.
Warga pun menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya dan menyampaikan harapan agar koperasi ini benar-benar dapat menjadi wadah yang transparan dan akuntabel. Salah satu peserta, Nurohmat, mengungkapkan 7 bidang usaha koperasi merah putih tidak semua sesuai dengan wilayah panggungharjo, harapannya nanti bisa menggali dan menyaring potensi ekonomi local yang ada” katanya.
Acara sosialisasi ditutup dengan kesepakatan akan dilaksanakan Musyawarah Kalurahan (MUSKAL) pada Selasa (27/5), serta penjaringan calon anggota koperasi. Ditargetkan, Koperasi Merah Putih Panggungharjo resmi berdiri pada akhir Juni 2025.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa berbasis partisipasi warga dan nilai-nilai kebangsaan, sesuai semangat gotong royong Indonesia. (EB1)





