Panggungharjo (Media Panggungharjo), Pemerintah Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Akbar Sekolah Ramah Anak, kegiatan dilaksanakan pada Senin (21/02) siang, diikuti oleh sekolah mulai jenjag PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK di wilayah Kabupaten Bantul. Sejumlah perwakilan sekolah mengikuti acara luring di Gedung Induk lantai 3 Kompleks Kantor Bupati Bantul dan melalui platform Zoom Meeting serta melalui channel youtube Bantul TV.
Sejumlah sekolah di wilayah Panggungharjo juga turut serta hadir dalam mensukseskan acara tersebut. Sekolah Ramah Anak menjadi harapan bersama selain untuk mendukung kualitas pendidikan yang baik juga dalam rangka menciptakan lingkungan aman, tertib dan nyaman.
Dalam sambutannya H. Abdul Halim Muslih menyampaikan harapan tentang pentingnya Sekolah Ramah Anak. “Kita menginginkan Bantul ini segera mencapai satu posisi/predikat, kondisi Bantul ini laik anak. Karenanya ini harus kita mulai dari lembaga-lembaga pendidikan yang kita miliki, mulai yang paling bawah sampai paling tinggi”, demikian harapan Bupati Bantul tersebut.
Dengan jumlah sekolah 1516 sekolah di Kabupaten Bantul, dari tingkat PAUD sampai menengah atas, baik yang di bawah Disdikpora Bantul, Kementerian Agama, maupun Dikpora DIY menjadi jumlah yang sangat potensial untuk terwujudnya Sekolah Ramah Anak dan menuju Bantul Layak Anak.
H. Abdul Halim Muslih menambahkan pesan kepada para para pengelola lembaga pendidikan mulai hari ini seluruh hak anak, seluruh perlindungan pada anak harus diberikan. Hal tersebut untuk mendukung tumbuh kembang pada anak.
Dalam acara tersebut TK Marditama dan SMK Pelita Buana Garon, TK Pertiwi 62 Pelemsewu, KB Mustika Melati Cabeyan, PAUD Krapyak Kulon didampingi Dukuh ikut dalam Deklarasi Sekolah Ramah Anak bersama para guru dan perwakilan siswa serta orang tua. (JML)





