Panggungharjo (Media Panggungharjo), Jajaran BNNK Bantul malakukan sosialisasi program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) untuk wilayah Panggungharjo. Program tersebut merupakan program untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba. Saat ini Pecandu dan Korban Penyalahgunaan narkoba selama ini dalam melaksanakan rehabilitasi selalu mengakses fasilitas rehabilitasi. Baik yang berasal dari Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (LRIP) maupun Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) yang diselenggarakan oleh Masyarakat. Dengan adanya program IBM masyarakat dapat berperan memberikan pendampingan.
Hal tersebut disampaikan tim Bidang Rehabilitasi BNNK Bantul kepada Wahyudi Anggoro yang didampingi oleh Ali Yahya Jagabaya, Agung Prananto Ulu-ulu, Rosada Roan Athariq Dukuh dan Jamilludin Relawan P4GN Panggungharjo pada hari Senin (24/1) diruang Lurah Panggungharjo. IBM merupakan program yang telah diluncurkan pada tahun 2020 lalu.
Teknisnya dalam program IBM, pertama dibutuhkan kader yang berasal ada di Panggungharjo nantinya akan mendapat pelatihan langsung oleh BNNK Bantul. Kedua yaitu untuk memberikan informasi bagaimana cara mengatasi masalah penggunaan narkoba, kader IBM akan secara aktif didorong untuk memberikan pendampingan di masyarakat.
Apabila ada pecandu dan penyalahguna selama ini ketika mereka menggunakan narkoba juga sering ditemui memiliki masalah yang kompleks yang kadang itu menjadi trigger (pemicu) yang bersangkutan akan relapse kembali. Sehingga dengan adanya IBM penanganan di lapangan bisa dilakukan dengan melibatkan masyarakat.
Terkait latar belakang Tim Kader Intervensi Berbasis Masyarakat yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat maupun Ibu-ibu PKK dan Karang Taruna yang diharapkan nantinya akan berperan aktif dalam kegiatan tersebut.
Wahyudi Anggoro Hadi memberikan tanggapan bahwa Pemerintah Panggungharjo siap bersinergi dengan BNNK Bantul. “Panggungharjo siap bekerjasama dalam program Intervensi Berbasis Masyarakat, tahun 2021 kami juga sudah merekrut 50 orang relawan P4GN.” Terang Wahyudi.
Kalurahan Panggungharjo di tahun 2020 lalu juga ditunjuk oleh BNNK Bantul sebagai Desa Bersinar. Dan sudah menjalankan program Desa Bersinar sebagai upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di Desa yang dikelola secara mandiri oleh pemerintah Desa bersama dengan masyarakat Desa yaitu melibatkan masyarakat Desa dalam penyelenggaraan fasilitas Desa Bersih Narkoba yang di kelola secara partisipatif, terpadu dan berkelanjutan dengan berbasiskan pendayagunaan sumberdaya di Desa. Meningkatkan kapasitas Pamong Kalurahan dalam memfasilitasi kegiatan Desa Bersih Narkoba. Dan meningkatkan koordinasi dan kerjasama lintas pemangku kepentingan dalam memasilitasi kegiatan Desa Bersih Narkoba. (JML)





