Panggungharjo (Media Panggungharjo) – Pemerintah Desa Panggungharjo selenggarakan syawalan dan pamitan calon jama’ah haji tahun 2017 bersama lembaga kemasyarakatan desa, lembaga desa, dan organisasi sosial masyarakat se-Desa Panggungharjo di Kampoeng Mataraman, Sabtu (15/7/2017).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Drs. Danang Erwanto, M.Si (Camat Sewon), Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm., Apt ( Lurah Desa), jajaran Muspika se-Kecamatan Sewon, Perangkat Desa Panggungharjo, mantan Pamong Desa, perwakilan lembaga kemasyarakatan, lembaga desa, organisasi sosial masyarakat, calon jama’ah haji, dan anak yatim piatu.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H. Mudhofar Ali dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Lurah Desa Panggungharjo.
Dalam sambutannya, Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm., Apt., menyampaikan permohonan maaf dengan setulus hati jika Pemerintah Desa Panggungharjo ada kekhilafan dan kekurangan dalam melayani masyarakat. Wahyudi juga berharap agar kedepannya Pemerintah Desa Panggungharjo bisa memenuhi amanah dari masyarakat dengan lebih baik lagi.
Selain hal tersebut, Wahyudi menyampaikan kepada para hadirin bahwa calon jama’ah haji se-Desa Panggungharjo yang akan berangkat menunaikan ibadah tersebut di tahun 2017 berjumlah 32 orang. Wahyudi juga mendoakan agar 32 calon jama’ah haji Desa Panggungharjo selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah hajinya.
“Semoga calon jama’ah haji bisa pulang ke Desa Panggungharjo tidak hanya sehat tapi juga dengan predikat Haji Mabrur dan Mabruroh, Allahumma Amin.” tutur Wahyudi.
Wahyudi berpesan, agar sepulang dari menunaikan ibadah tersebut calon jama’ah haji nantinya bisa berbagi manfaat dan barokah yang sudah didapat saat di Mekkah untuk masyarakat sekitar. Karena menurutnya, haji mabrur atau tidaknya dilihat dari sisi manfaat yang diberikan kepada masyarakat sekitar
Acara dilanjutkan dengan tausiah dari H. Saybani, M.Ag., yang memaparkan bahwa syawalan itu akarnya dari budaya orang Jawa. Karena khasnya orang Jawa itu bertemu dengan orang lain pasti minta maaf. Ia juga memaparkan, minta maaf itu tidak perlu menunggu lebaran atau syawalan seperti ini.
“Seperti orang Jawa pasti minta maaf dengan kata nuwun sewu, nderek langkung, nyuwun ngapunten. contohnya, sikile kepidhak mesti ngomonge, nuwun sewu sikil kulo tasih kanggih (kakinya terinjak pasti bilang, mohon maaf kaki saya masih dipakai-red).” tambah H. Saybani dengan nada candanya.
Sebelum menutup tausiahnya, H. Saybani membacakan doa untuk semua yang hadir, khususnya untuk keselamatan calon jama’ah haji yang akan berangkat ke tanah suci.
Selanjutnya, ikrar syawalan dibacakan oleh H. Kuat Slamet selaku Ketua Ikatan Persatuan Haji Indonesia (IPHI) Desa Panggungharjo diikuti oleh semua tamu yang hadir pada acara tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan pamitan haji dari Sugono, S.Pt., perwakilan calon jama’ah haji Desa Panggungharjo tahun 2017.
Camat Sewon, Drs. Danang Erwanto, M.Si., sendiri dalam sambutannya menuturkan bahwa semua yang hadir harus senantiasa bersyukur kepada Allah SWT karena masih bisa berkumpul di acara syawalan dan pelepasan calon haji.
“calon jama’ah haji yang mau pergi ke tanah suci semoga diberi kesehatan dan kelancaran dalam menunaikan rukun dan sunnah dan pulang menjadi haji yang mabrur, Allahumma Amin.” pungkas Drs. Danang Erwanto, M.Si.
Acara kemudian dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu Desa Panggungharjo dari IPHI dan diakhiri dengan ramah tamah dan makan siang bersama. (E.M)




