Pemerintah Kalurahan Panggungharjo bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar kegiatan Sarasehan Masjid Ramah Difabel pada Minggu (24/9) di Aula Kalurahan Panggungharjo. Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus DMI Panggungharjo dan perwakilan Ta’mir Masjid Se-Panggungharjo.
Sarasehan ini dipandu oleh Umi Masruroh dengan narasumber Dr. Bahrul Fuad menyampaikan materi dengan tema Masjid Ramah Difabel dan Dr. KH. Anis Mashduqi, Lc., M.A menyampaikan materi dengan tema : Difabel dalam Literasi Fiqih.
Sohib Jamaludin, S.Ag ketua Dewan Masjid Indonesia Panggungharjo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lurah dan Pemerintah Kalurahan Panggungharjo yang telah mendukung dan memberikan bantuan dana sehingga kegiatan sarasehan dapat dilaksanakan.
“Tema Masjid Ramah Difabel ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan masjid sebagai tempat ibadah yang bisa memenuhi kebutuhan jama’ahnya. Diharapkan out put dari sarasehan ini, pengurus ta’mir dapat memberikan perhatian terutama aksesibilitas bagi difabel saat beribadah maupun beraktivitas di Masjid.” jelasnya
Wahyudi Anggoro Hadi Lurah Panggungharjo menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Ranting DMI Panggungharjo yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kalurahan Panggungharjo dalam bentuk kegiatan sosial keagamaan serta dalam mewujudkan tempat ibadah yang ramah terhadap difabel harus di dorong peran serta masyarakat dan pengelola masjid.
“di tahun 2023 Pemerintah Kalurahan Panggungharjo akan memberikan support dana, untuk 2 masjid yang ada di wilayah Panggungharjo. Masing-masing akan mendapatkan bantuan senilai Rp. 25.000.000, dana tersebut digunakan untuk menjadikan masjid yang ramah difabel.” paparnya (EB)





