Yogyakarta (GATRAnews) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berupaya mengurangi dampak krisis melonjaknya harga cabai bagi kalangan rumah tangga dengan menyebarkan 10.000 bibit. Memanfaatkan perkarangan rumah, empat kecamatan diproyeksikan sebagai area percontohan.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Pulung Haryadi menjelaskan pembagian bibit untuk kalangan rumah tangga ini dilaksanakan dengan menggandeng 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari empat kecamatan.
“Di Bantul terdapat 10.000 hektar perkarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh setiap keluarga. Karena itulah, belajar dari krisis hilangnya cabai, kami mengajak warga untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” kata Pulung, Selasa (21/3).
Selama April hingga akhir Mei nanti, DPKPP Bantul membagikan 10.000 bibit cabai rawit untuk ditanam warga yang berdomisili di empat kecamatan yang berbatasan dengan Kota Yogyakarta yaitu Banguntapan, Sewon, Kasihan, dan Bantul.
Pemilihan empat kecamatan ini sebagai area percontohan karena ketersediaan lahan perkarangan yang sempit dan semakin berkurang. Ketika program ini berhasil, maka akan dikembangkan ke 13 kecamatan tersisa.
“Setelah diterima, kami berharap hasil dari bibit yang ditanam ini dapat mencukupi kebutuhan dasar rumah tangga. Atau memang jika memang ada kelebihan bisa dipergunakan kebutuhan pasar karena cabai rawit dapat hidup setahun penuh dengan beberapa kali panen,” ujar Pulung.
Bantul dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil komoditas cabai di DI Yogyakarta. Tingkat produksinya mencapai 200 ton pertahun. Namun sebagian besar produksi disalurkan untuk memenuhi pasar luar kota.
Untuk pengadaan bibit cabai ini DKPP Bantul menganggarkan dana dari APBD sebesar Rp200 juta dengan ansumsi satu bibit seharga Rp2.000.
Penanaman cabai di perkarangan rumah ini disambut antusias oleh anggota KWT Peduli Desa Panggungharjo, Sewon Pariyem. Menurutnya, dengan mahalnya harga cabai beberapa waktu lalu, kalangan ibu-ibu sempat kuatir dalam pemenuhan bahan baku masakan.
“Setiap KWT direncanakan akan mendapatkan 1.000 bibit. Jika dilihat dari jumlah anggota kami, maka setiap rumah bisa menanam 5-10 bibit cabai dan ini sangat mencukupi,” kata Pariyem. (Aries Koes Hernawan)
Sumber: Artikel tahun 2017 Gatra.com






