Pelemsewu (Tribunjogja.com) – Unik dan bisa menjadi contoh. Pasangan pengantin baru di Bantul bernama Dwi Muji Santoso dan Dyah Caturi Yasinta menebar benih ikan setelah melakukan prosesi ijab qobul. Benih ikan dari pasangan sejoli warga Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul itu ditebar di Embung Julantoro, Panggungharjo, Bantul, pada Rabu (12/12/2018). Menariknya, mereka menebar benih ikan dengan mengenakan busana pengantin Jawa. Lengkap dengan andong dan para pengiringnya.
“Untuk melestarikan saja. Supaya ikan-ikan disini lestari,” kata Dwi Muji Santoso, ketika ditanya alasannya.
Kedatangan pengantin baru ini menuju Embung Julantoro diarak ramai menggunakan dua andong. Keduanya terlihat sumringah bahagia. Menurut Dwi, di beberapa daerah lain, para pengantin baru sudah memiliki tradisi tebar benih ikan. Namun di desanya belum ada. Sehingga dengan dimulainya tradisi tebar benih ikan ini, diharapkan bisa menjadi contoh untuk pengantin-pengantin baru lainnya.
“Di daerah kami ini yang pertama kali,” tutur dia.
Benih ikan yang ditebar oleh kedua sejoli yang tengah berbahagia itu berjumlah lima kantong plastik. Berisi ratusan benih ikan nila dan ikan mujair.
Cepat Dapat Momongan
Apa yang dilakukan oleh Dwi Muji Santoso dan Dyah Caturi Yasinta bisa menjadi contoh untuk melestarikan ekosistem ikan di embung. Ketika ditanya harapan, kedua mempelai itu tampak tersipu malu. Mereka saling adu pandang.
Usai menebar benih ikan, tak berselang lama, kedua mempelai berjalan beriringan menuju andong dan kemudian meninggalkan embung.(TRIBUNJOGJA.COM)
Sumber: Artikel tahun 2018 jogja.tribunnews.com






