Kebencanaan

Lakukan Hal Berikut Untuk Siaga Gempa Bumi

Oleh

pada

Panggungharjo (Jurnalis Warga) –¬†Bencana gempa dan tsunami dahsyat di Lombok, Donggala, dan Palu baru-baru ini begitu mengejutkan, tidak hanya masyarakat Indonesia tetapi juga mancanegara. Banyaknya fenomena alam yang langka seperti likuifaksi (pencairan tanah) juga mengakibatkan banyak sekali korban. Dari kesaksian beberapa kawan dalam banyak sekali kejadian gempa dan tsunami di Indonesia, yaitu hal ini menjadi tambah fatal karena kurangnya pengetahuan dan kesiapsiagaan dari masyarakat saat terjadi bencana.

Ada banyak sekali tahap dan proses dalam membuat warga menjadi tangguh dan siaga. Mengingat Desa Panggungharjo khas dengan area jalan sempit dan rumah yang kecil, maka hal yang saat ini perlu dimulai oleh warga masyarakat Panggungharjo adalah :

  1. Perhatikan mana daerah rawan roboh baik di dalam rumah dan lingkungan sekitar rumah. Bila perlu beri tanda.
  2. SETIAP HARI, saat sebelum tidur, perhatikan dan siapkan akses untuk menyelamatkan diri dari dalam rumah dari tempat masing-masing anggota keluarga tidur. Pastikan jangan sampai ada penghalang di jalan akses keluar, misalnya parkir sepeda motor, almari di dekat pintu keluar, kursi dan meja yang menyempit. Juga jangan sampai ada pintu yang sulit dibuka dari dalam. Ini SANGAT PENTING !
  3. Ajari selalu anggota keluarga terutama anak-anak bagaimana cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa.
  4. Identifikasi juga area di dalam rumah yang bisa digunakan untuk menyelamatkan diri dengan prinsip segi tiga kehidupan seperti tampak dalam gambar di atas.
  5. Selalu siapkan tas siaga bencana yang berisi P3K, obat-obatan pribadi dan makanan kering.
  6. Selalu siapkan surat-surat berharga siap untuk dievakuasi (ijazah, sertifikat, akta lahir, kartu keluarga dan lain sebagainya).
  7. Setelah terjadi gempa, langsung selamatkan diri di tempat yang jauh dari bangunan, tiang listrik, pohon atau pagar, apalagi yang rawan roboh. Apabila gempa sangat besar, berhati-hatilah ketika memasuki rumah. Disarankan menunggu team siaga bencana mengkaji struktur bangunan terlebih dahulu.
  8. Jangan panik !

Demikian hal-hal yang mesti disosialisasikan kepada warga. Kami selaku Lembaga FPRB “RESIGANA” (Relawan Siaga Bencana) Desa Panggungharjo mengucapkan terima kasih. Sosialisasi ini semata-mata untuk pengurangan risiko dan ngeman nyawa warga kita semua.

Resigana, menerima undangan sosialisasi di tingkatan RT se-Desa Panggungharjo, silakan mengajukan surat permohonan pada Resigana dan dikirimkan ke Balai Desa Panggungharjo pada jam kerja Kantor Pelayanan Desa Panggungharjo. (Setowijaya)

Tentang setawijaya

Warga Biasa

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X