LIPUTAN KHUSUS - PANGGUNG TANGGAP COVID-19

Lurah Desa Panggungharjo Jemput Pasien Yang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

pada

Panggungharjo (Media Panggungharjo) – Jumat (17/04/2020) Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm., Apt., Lurah Desa Panggungharjo menjemput langsung warga desanya yang dinyatakan positif  Covid-19 sejak sabtu (04/04). Sejak adanya salah satu warga Desa Panggungharjo yang dinyatakan positif Covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) Panggungharjo melakukan karantina wilayah pada Pedukuhan Pelemsewu, tepatnya di RT 08 dan RT 09. Selama dalam masa karantina semua akses masuk ke kedua RT tersebut ditutup dan dijaga ketat oleh Aparat Kepolisian dan beberapa warga sekitar.

Wahyudi menjelaskan, bahwa pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Saat ini kondisinya sudah dinyatakan negatif dan sudah sehat kembali. Pasien tersebut nantinya akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan akan selalu di monitoring oleh surveilans puskesmas sewon II dan pemerintah desa.

“Alhamdulillah, berkesempatan untuk menjemput pulang, warga desa yang telah sembuh setelah beberapa waktu lalu menjalani perawatan karena terinfeksi covid. Untuk selanjutnya yang bersangkutan akan menjalani isolasi secara mandiri selama 14 hari kedepan dengan asistensi dan monitoring dari surveilans puskesmas sewon II dan pemerintah desa” ujar Wahyudi menjelaskan kondisi warganya yang sudah sehat saat menjemput di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Jogja.

Ia juga menghimbau agar warga sekitar agar tetap tenang dan selalu menjaga kondisi tubuhnya. Dan tidak mengucilkan pasien yang sudah dinyatakan negatif.

“Mohon kepada seluruh warga desa untuk tetap tenang tidak usah panik, waspada dan menjaga kesehatan, serta selalu mengenakan masker dan sering-sering cuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer. Saya saja ini tadi sudah bertemu langsung dan mengantarkan sampai rumahnya. Warga ini sudah dinyatakan negatif dan sudah sembuh dari Covid-19, jangan sampai mengucuilkan dan menjauhi atau bahkan melakukan tindakan yang membuat pasien minder, serta membuat panik warga desa yang lain” jelas Wahyudi. (ZID)

 

 

Tentang Muhammad Zidny Kafa

Selama ini aku tidak mengalah, tapi terkalahkan oleh kepentingan "Sesaat". Civil Disobedience

Baca Juga

1 Komentar

  1. Heru Suroso

    18 April 2020 at 06:39

    Bravo pak lurah…..
    Pengabdian tanpa batas

    • Muhammad Zidny Kafa

      18 April 2020 at 19:10

      Matur nuwun pak, mugi segera berakhir bencana wabah virus niki gih

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X