Pemerintahan

Diklaim Aman dan Damai, Berikut Hasil Pilurdes Kabupaten Bantul

pada

Bantul (Bantul.sorot.co) – Pesta demokrasi Pemilihan Lurah Desa (Pilurdes) 2018 di bumi Projotamansari telah usai. Pihak Pemerintah Kabupaten Bantul mengklaim pilurdes berjalan aman dan damai.

“Kami bersyukur sampai saat ini tidak ada permasalahan, tidak ada gejolak tidak ada gesekan,” ujar Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Kabupaten Bantul, Jazim Azis, disela-sela melakukan pemantauan di Balai Desa Panggungharjo, Sewon, Minggu (14/10/2018).

Jazim menghimbau kepada lurah terpilih agar euforia kemenangan tidak sampai over (berlebih-lebihan). Kendati hal tersebut dianggap lumrah, namun hal itu bisa memantik kesalahpahaman yang berujung pada perpecahan.

“Bagi yang menang kalau bersyukur tidak usah over, ada toleransi dengan yang kalah dan yang kalah juga harus menghormati yang menang siapa pun juga. Itu pemimpin, itu yang dipilih rakyat harus kita hormati,” tandas Jazim.

Sebelumnya, pada Minggu (14/10) Pemkab Bantul telah menggelar pilurdes serentak. Sebanyak 30 desa yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Bantul telah mendapatkan punggawa baru setelah melalui tahapan pemungutan suara.

Sementara itu, merujuk pada tata tertib (tatib) tahapan pilurdes. Setelah mengetahui lurah terpilih maka sesuai ketentuan, maksimal 30 hari Bupati Bantul Suharsono harus melantik para lurah terpilih. Jazim menghitung-hitung diperkirakan pelantikan pada 21 November 2018.

Berikut daftar 30 lurah desa terpilih :

1. Desa Argorejo Kecamatan Sedayu, Ngadimin

2. Desa Tamantirto Kecamatan Kasihan, Wisnu Ardi

3. Desa Ngestiharjo Kecamatan Kasihan, Fathoni Ariwibowo

4. Desa Triharjo Kecamatan Pandak, Suwardi

5. Desa Guwosari Kecamatan Pajangan, Masduki Rahmad

6. Desa Trimurti Kecamatan Srandakan, Agus Purwaka

7. Desa Poncosari Kecamatan Srandakan, Supriyanto

8. Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon, Wahyudi Anggoro Hadi

9. Desa Sumberagung Kecamatan Jetis, Yudi Fahrudin

10. Desa Patalan Kecamatan Jetis, Sayudi

11. Desa Parangtritis Kecamatan Kretek, Topo

12. Desa Bantul Kecamatan Bantul, Supriyadi

13. Desa Sabdodadi Kecamatan Bantul, Siti Fatimah

14. Desa Ringinharjo Kecamatan Bantul, Sulistiya Atmaji

15. Desa Srihardono Kecamatan Pundong, Awaludin

16. Desa Panjangrejo Kecamatan Pundong, Mudiyana

17. Desa Wonolelo Kecamatan Pleret, Akhmat Furqon

18. Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan, Sarjaka

19. Desa Wirokerten Kecamatan Banguntapan, Rahmawati Wijayaningrum

20. Desa Singosaren Kecamatan Banguntapan, Joko Prayitno

21. Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri, Titik Istiyawatun Khasanah

22. Desa Girirejo Kecamatan Imogiri, Dwi Yuli Purwanti

23. Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri, Himawan Sajadti

24. Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri, Susilo Hapsoro

25. Desa Terong Kecamatan Dlingo, Sugiyono

26. Desa Dlingo Kecamatan Dlingo, Agus Purnomo

27. Desa Mangunan Kecamatan Dlingo, Jiyono Ihsan

28. Desa Temuwuh Kecamatan Dlingo, Suratno

29. Desa Srimartani Kecamatan Piyungan, Mulyono

30. Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan, Juweni.

(EDY SETYAWAN)

Sumber: Artikel Tahun 2018 Bantul.sorot.co

Tentang Fajar Budi Aji

Hanya seorang yang beranjak tua dan terus mencoba untuk lebih dewasa tanpa menghilangkan rasa kekanak-kanakannya. "Urip Iku Urup" dan "Rasah Wedi Dirasani Karena Hidup Banyak Rasa" Dua motto andalan inilah yang dijadikan pegangan dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X